Search This Blog

Thursday, September 19, 2013

Review Yami Shibai Episode 1




Yak, sekarang kita akan memulai pembahasan salah satu anime favorit saya dari episode 1, dengan judul The Talisman Woman (Wanita Penjimat).

Kontributor pada episode kali ini adalah rekan saya Gozen, Bajaj dan Deway.

Plot

Cerita dimulai dari seorang pemuda, kita sebut saja dia Dul, yang baru saja pindah ke sebuah apartemen baru, nah ketika Dul sedang beres-beres apartmennya yang baru, dia menemukan sebuah jimat (yang tertulis dalam bahasa Jepang) di atap rumahnya yang tentu saja langsung dia copot. Secara tak sengaja Dul juga melihat rumah yang letaknya berseberangan dengan jendela apartemennya, dia melihat ada seorang wanita (iya, dan bukan hantu) yang menatap kosong ke kamar apartemennya. 

Singkat cerita, Dul merasa ada yang aneh, maka dia pun meminta rekannya untuk membantu dia beres-beres namun sayang sekali, temannya lebih memilih pacarnya. akhirnya pun Dul meneruskannya sendirian, namun saat dia ingin masuk tenyata pintunya tidak terkunci, Dul berpikir mungkin dia lupa menguncinya.

Ternyata! Rumahnya telah dimasuki secara brutal oleh wanita yang hobi melihat ke kamarnya (karena banyak jejak kotor di lantai), akhirnya si tetangganya pun diamankan pihak berwajib, dan Dul meneruskan kembali pekerjaan beres-beresnya. Secara tak sengaja Dul menemukan banyak jimat serupa telah ditempelkan dibawah mejanya, dan dia pun secara membabi buta merobek semua jimat itu, dan ternyata tindakan itu berakibat fatal...

Scariest part

The scariest part of this episode is when he found out that the woman break into her apartment, and of course the moment after Dul tore apart all those talisman under his table..

Yang bikin bingung

Pertama-tama kita nggak tahu maksud tetangganya berbuat demikian (menempel jimat-jimat itu di kamar Dul-red), menurut Gozen dan Bajaj memang wanita itu tahu kamar tersebut berhantu dan mungkin dia bermaksud menyelamatkan Dul dari hal-hal buruk, yang mana asumsi ini juga diamini oleh Deway.

Tetangganya tahu Dul, mencopot semua jimat yang dia tempel, makanya dia berusaha memperingati Dul dengan cara masuk paksa ke apartemennya (dengan asumsi dia juga punya kunci apartemen Dul), tapi malah digiring sama polisi. Apes juga nih perempuan.

Jadi intinya, mungkin, sekali lagi ini adalah asumsi kita semua, bahwa si wanita tetangganya itu, sebut saja Seroja, adalah penghuni apartemen Dul yang sebelumnya dan dia tahu kamar apartemen itu BERMASALAH..

Okay guys, that's our wrap up of the first episode just wait for the next episode, see ya!


Monday, September 16, 2013

Yami Shibai. Tonton kalau berani!

Iya, memang judul post ini adalah tantangan bagi teman-teman pencinta film horror, pencinta tantangan, dan suka segala sesuatu yang bikin adrenaline bergejolak untuk menonton anime series yang akan saya bahas ini. 

YAMI SHIBAI
(Theater of Darkness)

Yami Shibai adalah sebuah serial anime yang tayang di TV Tokyo mulai 14 Juli 2013 setiap hari minggu malam waktu Jepang. Sampai tanggal 14 September ini anime ini udah tayang sebanyak 10 episode yang mana masing-masing episodenya cuma berdurasi 4 menit dengan cerita yang berbeda-beda.

Anime apa ini?

Anime ini menawarkan sesuatu yang berbeda bagi penggemar horror seperti saya, durasinya cuma 4 menit, ceritanya ga bertele-tele, serem? pastilah.. 

Gaya penggambarannya pun unik, seolah olah anime itu cuma sosok-sosok wayang kertas yang digerak-gerakan oleh sang dalang, gambarnya pun full 2 Dimensi, ya kalian ga salah, full 2D! 


Emang kenapa musti nonton anime ini?

Ada beberapa alasan kenapa anime ini layak ditonton dan dinanti setiap minggunya, antara lain:

Konsep

Ide cerita yang ditawarkan oleh anime ini sebenarnya sangat sederhana, bukan sesuatu yang baru dalam dunia anime dan cerita horror, namun yang membuat Yami Shibai ini berbeda adalah animenya dibuat seolah olah seperti memang orang yang sedang bercerita, seperti wayang.

Durasi

Ya, cuma 4 menit, lebih dari cukup untuk membuat kita tercekam rasa takut..

Alur Cerita

Ceritanya to the point dengan alur yang pelan, dan kita diajak untuk ikut kedalam suasana cerita, tidak langsung diberikan adegan-adegan seram, tapi runut. Meskipun pada beberapa episode saya pun ada yang tidak mengerti dengan konsep yang dibawakan karena mungkin terlalu jepang.

 Segitu aja yang perlu saya sampaikan mengenai anime ini, saya akan mengulas episode per episode dari anime ini berdasarkan sudut pandang saya dan rekan-rekan saya yang lain sebagai kontributor.



So stay tune!

Saturday, September 14, 2013

Rumah dengan harga Rp500.000,- mau? tunggu tahun 2019




Harga rumah "hanya" Rp500.000,- 
Kurs Dollar "hanya" Rp10/USD
Gaji pun mungkin cuma jadi Rp10.000 -.-

yak guys, memang angka-angka diatas itu udah bukan bahan becandaan atau khayalan lagi karena mulai tahun 2014 (jika sesuai rencana) Rupiah kita akan diredenominasi.

Redenominasi Rupiah? apaan tuh, bahasanya Vicky ya?

Sekilas emang mirip bahasanya Vicky, tapi percayalah yang ini ilmiah kok bukan buat ngegombalin wanita atau rakyat. Redenomisasi rupiah ini sederhananya adalah penyederhanaan kembali nilai rupiah, dengan cara menghilangkan beberapa angka nol dalam nominalnya, yang mana dalam rencana, rupiah kita nanti akan dikurangi 3 angka nolnya dengan tidak mengurangi nilainya.

Dalam hal ini, nilai rupiah akan sama, jadi 50.000,- rupiah lama akan sama nilainya dengan 50,- rupiah baru, tidak lebih murah atau rendah. Redenominasi beda dengan sanering atau pemotongan nilai rupiah yang dulu pernah diterapkan jamannya Bung Karno pada tahun 1959 dan 1965 yang mana memotong nilai rupiah tapi nilainya ikutan turun (karena harga barang tidak menyesuaikan) sehingga yang terjadi malah inflasi besar-besaran.


3 angka nol dihilangin? nggak ribet tuh? nggak heboh?

Nggak ribet lah namanya juga penyederhanaan masa ribet, penyeribetan donk namanya. Sebenarnya tanpa kita sadari, mungkin ada yang menyadarinya juga, bahwa udah banyak restoran maupun tempat belanja yang mencantumkan harga mereka dalam rupiah yang udah diredenominasi, misalnya di restoran biasanya dicantumkan harga besarannya aja misalnya Hot Chocolate Rp 25,- atau 25k sebenernya itu bisa dibilang mereka udah redenominasi, meskipun pas bayar angka nolnya banyak.. hehehehe



Well anyway, tantangan terbesar kebijakan pemerintah (dalam hal ini Bank Indonesia) ini bukan pada penerapannya tapi pada sosialisasinya. Memang pemerintah mengkhawatirkan akan adanya shock di masyarakat kalo tiba-tiba 3 angka nol hilang dari uang mereka akan dikira sama dengan sanering, yang mana nilainya akan lebih kecil. Seperti yang mungkin teman-teman sudah tau tingkat pendidikan di Indonesia ini masih rendah, pendidikan belum merata, penduduk yang hidup dibawah garis kemiskinan masih banyak, dan kondisi geografis Indonesia yang 13.000 lebih pulau membuat informasi akan redenominasi ini mungkin tidak berjalan lancar dan tidak semua terinformasikan dengan baik, karena itu penerapannya harus hati-hati. Mungkin di kota-kota besar tidak akan terlalu masalah tapi akan berpotensi jadi masalah di daerah-daerah lain yang jauh dari peradaban (kota-red.).

Kenapa sih ribet-ribet redenominasi, kenapa nggak kayak biasa aja?

Saya pernah baca di suatu buku judulnya Naked Traveler karya Trinity ketika dia berpisah dengan teman bulenya dia memberi kenang-kenangan berupa uang rupiah pecahan seribu, dan apa reaksi temannya itu? dia menolak. Ya dia menolak, karena dia kira uang pecahan itu nilainya tinggi sama seperti 1000 USD yang kalo dirupiahkan bernilai Rp10.000.000,- padahal seribu mah cuma bisa beli permen -.-' dan setelah dijelaskan, malah si bule yang heran dan ga nyangka uang rupiah itu nilainya kecil banget, ya ngenes sih dibilang gitu tp kenyataan -.-

Nah, redenominasi itu dimaksudkan untuk mengembalikan harga diri bangsa di mata internasional, jadi nanti kurs kita pun sama Dollar Amrik jadi ngga jauh jauh banget, misalnya awalnya Rp10.000/USD jadi "cuma" Rp10/USD. Selain itu juga menyederhanakan perhitungan akuntansi dan keuangan jadi ga kebanyakan nol.. :D

Kapan mau diganti rupiahnya prosesnya kayak apa?

Sebenernya kebijakan ini sudah saya dengar sejak saya kuliah (medio 2006-2008) hanya saja proses penerapannya selalu menemui hambatan, salah satunya saat terjadi krisis di tahun 2008. Nah, mumpung ekonomi Indonesia sedang membaik, well at least pertumbuhan terstabilisasi, dan Insya Allah tetap stabil mengingat kurs dan IHSG lagi bergejolak dan beriak-riak jinak, pemerintah berencana mengesahkan UU redenominasi pada tahun 2014 yang mana rancangannya diharapkan selesai akhir tahun 2013 ini.

Jika lancar maka tahun 2014 hingga tahun 2018 adalah tahun sosialisasi dan transisi, dimana nanti akan ada rupiah baru yang desainnya sama persis sama rupiah yang beredar sekarang, hanya saja 3 angka nolnya sudah hilangkan dan ada kata "BARU" di rupiah tersebut, dimana tentu saja nilainya sama persis dengan rupiah lama yang masih menggunakan 3 angka nol.

2019 hingga 2022 adalah masa finalisasi dimana rupiah yang diedarkan sudah tidak disertai kata "BARU" dan uang lama sudah ditarik dari pasaran, sehingga tahun 2022 kebijakan ini sudah penuh diterapkan.


Selama proses tersebut tentu kebijakan lain terkait harga, keuangan dan akuntansi akan juga dikeluarkan pemerintah secara bertahap dengan proses yang kuran lebih sama dengan proses peredaran Rupiah baru, misalnya di supermarket dan restoran-restoran diminta untuk memasang harga dengan rupiah baru, dan laporan keuangan serta akuntansi akan diminta untuk mencantumkan keterangan "Dalam Rupiah Baru" (beberapa merupakan asumsi saya pribadi).

2022?? 8 Tahun? Nggak kelamaan tuh?

Daripada cepet-cepet tapi gagal terus menyebabkan inflasi tak terkendali, semua barang-barang jadi mahal, gimana hayo? mending pelan-pelan, alon-alon asal kelakon, karena udah banyak negara yang sukses menerapkan redemoninasinya contohnyaTurki, Polandia, Rumania dan Ukraina, tapi banyak juga yang gagal antara lain Rusia, Argentina, Zimbabwe, Korea Utara, dan Brazil.

Kendala terbesar penerapan kebijakan ini adalah kondisi geografis Indonesia yang berpulau-pulau sehingga informasi mengenai ini harus sampai ke pelosok-pelosok Indonesia tanpa terkecuali, dan lagi ditambah tingkat pendidikan sebagian penduduk Indonesia yang masih yang belum tentu dapat mengerti kebijakan ini.

Kalau memang teman-teman mau supaya kebijakan ini lancar, dan ingin punya mata uang dengan nilai yang "lebih tinggi" serta bisa agak sombong dikit di dunia internasional, maka mulai lah sebar informasi ini kepada orang-orang terdekat :)

Selamat berbagi!

Sumber dan kontributor:
detik.com
id.wikipedia.org
beritasatu.com
bi.go.id
dan semua blog yang membahas perihal ini

Tuesday, September 10, 2013

3G? 3,5G? udah gak jaman, bersiaplah untuk menyambut 4G LTE!


Koneksi cepat 3G dengan kecepatan up to 4,7 Mbps!

Tagline tersebut mungkin sering teman-teman lihat saat ada operator menawarkan paket internetnya, yah meskipun agak menipu jg sih dengan kata "up to 4,7 Mbps" karena belum ada operator yang mencapai angka segitu secara murni. Well anyway.. sekarang mungkin kita masih berkutat dengan 3G dan kawan-kawan, tp tanpa diketahui banyak khalayak, para operator di Indonesia sudah siap-siap beralih ke jaringan 4G atau LTE.

4G LTE apaan gan?

4G adalah teknologi lanjutan dari 3G (ya iyalah), teknologi ini sering juga dinamakan LTE atau Long Term Evolution, iya saya jg tau aneh emang kalo diterjemahin ke bahasa, jadinya evolusi jangka panjang, tapi memang teknologi ini sudah disiapkan jauh-jauh hari oleh para pengembang jaringan telekomunikasi salah satunya dengan pemasang fiber optic (pasti pernah denger kan? ampun dah kalo belum) yang mampu menampung transfer data dalam jumlah besar.

Singkatnya nih ya, kalo 3G itu maksimal mentok di 4,7 Mbps, nah kalo 4G itu bisa sampe 27 Mbps dan itu pun masih bisa ditingkatkan lagi.. kuenceng kan?

Bedanya apa sama 3G beda 1 angka doank kan?

Memang sih cuma beda 1 angka sama 3G bahkan beda setengah kalo dari 3.5G (yang lagi marak dipromosiin operator di Indonesia), tapi beda kecepatannya jauh banget sob. Sebagai gambaran bisa ditengok gambar dibawah ini:


udah liat kan? jauh bgt bedanya..
sebagai gambaran lagi nih, dengan jaringan 3G kita bisa nonton video di Youtube dengan resolusi 480p dengan lancar tanpa buffering, 720p ya buffering dikit lah..
Nah, kalo pake jaringan 4G kita bisa nonton video yg resolusi Full HD (1080p) plus 3D dengan lancar, mulus kayak jalan tol.

Keuntungannya apa buat kita?

Kita?
Ya banyak lah, donlod lebih kenceng, video streaming lancar, video call lancar kyk nonton tipi, percakapan telpon akan lebih bening, sms cepet nyampe (itu jg kalo masih ada yang pake sms sih).

Selain itu, menurut Direktur Service Management XL Ongki Kurniawan, secara hitung-hitungan di atas kertas biaya per Mbps jaringan LTE lebih rendah 30%-40% dibandingkan dengan 3G. Otomatis, hal ini berpengaruh kepada harga jual kepada pelanggan, ya kita berdoa aja paling nggak tarifnya ga lebih mahal dari tarif 3G sekarang.

Terus kapan bisa kita pake tuh barang?

Sabar sob, kalo ga ada aral melintang tahun depan teknologi ini udah bisa kita pake. Operator sih relatif udah siap karena udah ujicoba di beberapa tempat (Telkomsel dan XL-red.), XL sendiri misalnya, udah pernah ujicoba di Bali dan Jakarta dan dapet kecepatan sampe 27 Mbps untuk donlod dan 5 Mbps untuk upload!

Sekarang tinggal nunggu regulasi dari pemerintah, dalam hal ini Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) mengenai pembagian jatah jaringan dan bandwith antar operator.

Terus persiapan kita apa donk?

Temen: Bro, tahun depan 4G udah ada di Indonesia tuh
Saya   : Serius? trus yang musti disiapin untuk make 4G apa nih?
Temen: Nabung yang banyak, trus beli henpon canggih.
Saya   : .....

Tapi ini seriusan, teknologi ini bisa dipake sama orang-orang yang tentunya punya perangkat pendukungnya kan?

Bagi kita kawula muda, teknologi ini tentu saja kita harapkan ada di handheld kita, tapi memang belum byk hp yang beredar di Indonesia yang mendukung 4G LTE dan kalaupun ada harganya relatif premium, misalnya iPhone 5, hTC One, Sony Xperia Z, dll.

Bukan berarti ga ada hp terjangkau yang mendukung 4G, cuma memang pilihannya ga banyak. Xperia SP misalnya dengan harga relatif murah antara Rp 3.5 - 4 juta (eh, ini murah apa mahal ya?) kita udah bisa dapet hp android yang udah 4G LTE ready.

Selamat berbagi!

Thankies.


Kontributor:
Dirangkum dari berbagai sumber (detik.com, wikipedia, dan kawan-kawannya).