Search This Blog

Showing posts with label Sosial. Show all posts
Showing posts with label Sosial. Show all posts

Sunday, October 06, 2013

Mobil murah? Bagus sih, tapi..

Dalam acara Indonesia International Motor Show (IIMS) 2013 yang dibuka secara  resmi oleh Wapres RI, Bapak Boediono, diperkenalkan lah beberapa mobil murah atau ngetrend disebut Low Cost Green Car (LCGC) dari berbagai macam pabrikan.

Mobil murah? hmmm...



Memang hak semua orang (yang berpenghasilan) untuk memiliki sebuah mobil, dan dengan adanya mobil murah semakin memudahkan orang untuk menggapai haknya. Pertama-tama mungkin perlu kita jabarin dulu ya, apa sih definisi mobil murah itu?

Menurut sebagian orang (yang ngelap keringet aja pake duit kertas) mungkin harga 200-300 juta termasuk mobil murah, tp ada juga sebagian orang (yang makan di warteg aja milih yg paket) harga segitu termasuk mahal bahkan sangat mahal. Nah.. menurut pemerintah sendiri definisi mobil murah itu adalah mobil dengan harga berkisar 100 juta dan harga maksimal itu 150 juta, mobil baru lho ya ini bukan harga mobil tangan kedua.

Mobil murah di Indonesia saat ini didorong untuk memenuhi LCGC, jadi ga sekedar murah, tp juga harus irit BBM (rasio BBM min. 1 liter untuk 20 Km atau 1:20) dan ramah lingkungan (memenuhi standar Euro 3). Nah, di tahun ini hampir seluruh pabrikan mobil berskala mayor di Indonesia beramai-ramai menelurkan mobil murah, ada yg harganya "hanya" 75 juta, ada jg yang fiturnya komplit harganya sampai 120 juta.

Wah, bagus donk nih ada mobil murah

Well, bagi orang-orang yang memang mengidam-idamkan punya mobil pasti berkata "Alhamdulillah" atau bentuk syukur lainnya. Tapi apakah semua orang senang? tentu tidak.

Yang paling vokal memprotes kebijakan mobil murah ini justru datang dari orang no. 1 dan no. 2 di DKI Jakarta yaitu Bang Jokowi dan Koh Ahok. Kenapa mereka protes? simple aja, berpotensi bikin Jakarta makin macet!


Kok bisa makin macet? simple aja, pertumbuhan mobil akan meningkat pesat sedangkan pertumbuhan jalan semakin lambat dikarenakan keterbatasan lahan dan biaya.

Kok protes? Suka-suka orang donk punya mobil

Iya iya, saya juga ngerti kok. Tapi kebetulan memang Bang Jokowi sudah punya rencana besar untuk Jakarta, yaitu beliau ingin membangun transportasi massal yang nyaman dan memadai untuk seluruh warga Jakarta maupun yang cuma bekerja di Jakarta. Nah, karena sekarang pembangunan transportasi itu masih dalam proses dan tidak sebentar (diperkiran baru selesai 2016) maka menurut beliau alangkah baiknya kebijakan mobil murah itu baru dikeluarkan saat transportasi massal Jakarta selesai dibangun. Saya pun setuju dengan cara beliau yang mengutip salah satu pernyataan walikota bogota mengenai transportasi. yaitu:


Dikutip dari berbagai sumber (detikcom, tempo, teman-teman, tetangga, dll.)

Tuesday, August 20, 2013

Menyikapi Mesir

Mesir bergejolak, Mesir berdarah, Mesir dibantai.. 

Mungkin kata-kata itu sering kita dengar dalam beberapa hari terakhir, hampir seluruh kaum muslimin di seluruh dunia berteriak lantang terhadap aksi represif militer Mesir terhadap para pendemo pendukung Presiden Mursi. 

Lalu bagaimana sikap kita? ikut demo mengecam aksi tersebut? membuat tulisan2 kutukan dan pengecaman terhadap aksi terebut? 

Jikalau kita melihat dari sisi kemanusiaan dan rasa persaudaran kita dengan umat muslim di Mesir, mungkin hal-hal itulah yang akan kita lakukan, hal yang sangat wajar dikarenakan kita hanyalah manusia biasa yang memiliki rasa (kyk lirik lagu euy). 

Tapi apakah itu pantas? apakah itu yg dianjurkan dalam Islam? 

 Jika menilik kembali apa yang telah dicontohkan Rasulullah Shallollohu alaihi wassalam, maka sikap kita sebaiknya adalah diam dan mendo'akan yang baik2. 

“Aku akan menjamin sebuah rumah di dasar surga bagi orang yang meninggalkan debat meskipun dia berada dalam pihak yang benar. Dan aku menjamin sebuah rumah di tengah surga bagi orang yang meninggalkan dusta meskipun dalam keadaan bercanda. Dan aku akan menjamin sebuah rumah di bagian teratas surga bagi orang yang membaguskan akhlaknya.” (HR. Abu Dawud dalam Kitab al-Adab, hadits no 4167. Dihasankan oleh al-Albani dalam as-Shahihah [273] as-Syamilah)

Dalam hadist tersebut telah jelas bahwa sikap kita adalah menjauhi keributan dan tidak larut dalam demo, meskipun demo tersebut demo damai dan mendukung kedamaian, sikap diam adalah lebih baik lagi thoyib.